Bahaya Dibalik Ice Bucket Challenge

loading...

loading...
akhir-akhir ini Ice Bucket Challange sangat populer di kalangan masyarakat dunia. Hampir setiap kalangan masyarakat khususnya di eropa melakukan gerakan ini termasuk para selebritis, aktor dan atlet tidak mau ketinggalan untuk melakukan gerakan ini. apa itu Ice Bucket Challenge? IBC sendiri adalah sebuah gerakan dengan tujuan yang positif. Gerakan yang dibuat sebagai salah satu kampanye menggalang dana untuk penelitian penyakit ALS atau dikenal dengan Lou Gehrig's Disease.

Bahaya Ice Bucket Chalengge

Kegiatan ini menantang peserta yang telah ditunjuk untuk membuat video dirinya dengan ember berisi air es dituangkan di kepalanya dan menantang orang lain untuk melakukan hal yang sama. Ketentuan umumnya, orang-orang yang ditunjuk memiliki waktu 24 jam untuk memenuhi tantangan itu.

Kemudian video tersebut di unggah ke internet dan di sertai dengan donasi US$10 hingga US$100 Asal –usul ICB sendiri tidak di ketahui jelas dari mana, berkaitan dengan berbagai sumber mengatakan bahwa mulai pertengahan 2013 hingga awal 2014 sebuah tantangan yang di sebut “tantangan air dingin” menjadi populer di media sosial di wilayah utara amerika serikat.

Namun, kegiatan yang sangat populer di berbagai kalangan ini memiliki resiko yang berbahaya. Misalnya saja dalam skala kecil, tantangan ini menyebabkan cedera mata, akibat gesekan bongkahan kecil es pada kornea. Pelaku juga berisiko terkena hipotermia karena tekanan air es secara mendadak dan dalam jumlah banyak pada bagian kepala. selain itu tantangan ini juga berpengaruh bagi kesehata jantung. Air es dingin yang langsung disiramkan langsung ke kepala akan menyebabkan tubuh shock dan membuat ritme kerja jantung terganggu.

Hal ini di akibatkan oleh siraman air es yang dingin dapat menyebabkan refleks pada saluran udara untuk menutup laring sehingga hal ini membuat jantung menjadi lambat dan bahkan membuat seseorang berhenti bernapas.

Ice Bucket Challenge merupakan kegiatan yang kreatif untuk menggalang dana tetapi kita harus hati-hati terhadap resiko yang dapat di timbulkan dari kegiatan ini. kita dapat melakukan sumbangan amal dengan cara lain tanpa harus mengambil resiko yang berbahaya.

loading...

Loading...